Perawatan Ayam Bangkok

Perawatan Ayam Bangkok

chickenholic128.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Perawatan Ayam Bangkok. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Perawatan Ayam Bangkok

Di kalangan komunitas pecinta ayam jago di Indonsia, nama ayam bangkok sudah tidak asing lagi, bahkan menjadi favorit. Namun, tidak semuanya menguasai cara merawat ayam bangkok yang benar. Padahal, perawatan ayam sejak muda menentukan kualitas ayam setelah dewasa.

Sebenarnya, setiap orang bisa memiliki tips dan trik tersendiri dalam merawat ayam bangkok miliknya. Namun, ada beberapa hal penting yang wajib dilakukan agar ayam bangkok piaraan Anda tumbuh menjadi ayam berkualitas juara.

Penggunaan Kandang yang Cocok
Cara merawat ayam Bangkok yang tepat tidak boleh mengabaikan kesesuaian kandang dengan usia ayam. Anda harus mempersiapkan kandang yang berbeda untuk anak ayam dan indukannya. Kandang keduanya harus dipisah karena perawatannya pun tidak sama.Bibit yang baru menetas sebaiknya ditempatkan di kandang yang dilengkapi lampu agar suhu tetap hangat. Hal ini penting dilakukan karena anak ayam di usia 1-3 hari masih sangat rentan mati. Anda bisa menggunakan boks yang diberi lampu kecil berdaya kira-kira 5 watt.Setelah mencapai umur 2 bulan, pindahkan ayam ke kandang sendiri yang lebih besar. Kandang harus dibersihkan setiap hari. Selain di kandang, ayam juga sudah bisa diperbolehkan mandi tanah agar tulangnya tumbuh dengan baik dan ayam terbiasa dengan lingkungannya.

Jenis dan Cara Pemberian Pakan
Dalam perawatan hewan ternak, pemberian pakan adalah hal yang paling penting diperhatikan, termasuk dalam cara merawat ayam. Selain berfungsi sebagai sumber energi, jenis pakan ayam Bangkok juga akan berpengaruh pada tingkah laku dan performa ayam.

Cara memberikan pakan yang baik harus mengikuti beberapa hal berikut:

  1. Sesuaikan takaran pakan dengan berat badan ayam. Sebagai contoh, ayam dengan bobot 3-4 kilogram membutuhkan pakan sebanyak 200-300 gram setiap kali waktu makan (bukan dalam sehari).
  2. Jenis pakan juga harus disesuaikan dengan usia ayam. Ayam yang masih muda tentu membutuhkan pakan yang berbeda dengan ayam dewasa. Jenis pakan yang tepat sesuai usia ayam adalah: Ayam yang baru menetas: sampai usia 2 hari, ayam cukup beri air minum, setelah itu berikan campuran pur dan bekatul dengan perbandingan 4:1.Usia 3 bulan: voer 592 dan minuman yang diganti setiap hari.Usia di atas 3-6 bulan: voer 594 dan bisa dicampur nasi putih. Berikan juga tambahan berupa susu karena kandungan protein, mineral, dan vitaminnya susu sangat baik untuk pertumbuhan anakan ayam.Usia di atas 6 bulan: kombinasikan pakan agar kebutuhan zat gizinya tercukupi dengan baik sehingga ayam akan memiliki tubuh yang ideal dan kecerdasannya pun meningkat.Berikan suplemen dan vitamin tambahan sejak ayam berusia 1 bulan. Lakukan di malam hari karena saat itu, kondisi ayam sedang tenang sehingga proses penyerapan oleh tubuh berjalan dengan sempurna.

Baca Juga : Resep Ayam Goreng Tepung

Cara Memandikan Ayam Bangkok

Untuk menjaga ayam tetap bersih dan terhindar dari penyakit, selain kandangnya dibersihkan setiap hari, ayam juga perlu dimandikan. Memandikan ayam juga akan membuat penampilan ayam, khususnya ayam Bangkok super, jadi lebih menarik dan performanya lebih baik.

Cara merawat ayam Bangkok dengan memandikannya pun tidak bisa dilakukan asal-asalan, harus dilakukan dengan cara yang benar, yaitu:

  1. Pegang ayam, tenangkan, lalu basuh bagian kepalanya menggunakan spons basah.
  2. Siramkan air secara perlahan ke bagian leher hingga tengkuk, lalu lap dengan handuk kering agar bulu di leher tidak banyak mengandung karena bisa merusak warnanya.
  3. Bersihkan daerah kloaka sampai benar-benar bersih.
  4. Basuh bagian sayap, ketiak, dan kaki, lalu keringkan dengan handuk bersih.
  5. Bersihkan dubur ayam.
  6. Waktu terbaik untuk memandikan ayam adalah setiap pukul delapan pagi, kecuali saat hujan. Gunakan air bersih dari sumur, jangan gunakan sabun dan air hangat karena bisa merusak bulu.

Beberapa Jenis Ayam Hias yang Unik dan Menarik

Beberapa Jenis Ayam Hias yang Unik dan Menarik

Chickenholic128.com – Ayam ternyata tidak hanya bisa menjadi sumber pangan. Bagi beberapa orang yang hobi dengan unggas bisa saja tertarik untuk memilikinya sebagai hewan peliharaan. Ayam yang khusus dijadikan sebagai hewan pelihaaraan lazimnya dikenal sebagai ayam hias. Jangan kamu kira harga ayam hias ini setara dengan kamu beli ayam goreng ya. Harga ayam hias ini tidak main-main, bahkan ada yang mencapai puluhan jutaan rupiah.

Pasalnya jenis ayam hias ini terlihat unik, maka wajar saja jika beberapa orang tertarik ingin memeliharanya. Memiliki binatang peliharaan merupakan suatu hiburan tersendiri bagi pemiliknya. Selain itu, banyak penelitian yang menyatakan bahwa memelihara binatang dapat memberi banyak keuntungan bagi kesehatan.

Sebuah studi baru mengatakan bahwa hewan peliharaan dapat membantu meningkatkan pertumbuhan fisik dan kognitif anak. Selain itu, hewan turut memberikan manfaat bagi mental dan kesehatan yang berpengaruh pada kehidupan profesional di tempat kerja. Oleh karena itu, menjadi hal yang wajar jika seseorang tertarik ingin memiliki hewan peliharaan, khususnya ayam hias. Tertarik untuk memelihara ayam hias? Yuk kenali dulu jenis ayam hias yang ada. Berikut jenis ayam hias yang populer.

Ayam Cemani

Jenis ayam hias yang pertama ialah ayam Cemani. Ayam ini berasal dari Kedu, Jawa Tengah. Ayam cemani ini mampu menarik perhatian para penggemar ayam dari luar negeri. Bahkan seorang peternak asal Amerika Serikat (AS), banyak menerima pesanan untuk ayam ini.

Keistimewannya terletak pada warna tubuhnya yang serba hitam. Bukan hanya bagian luarnya saja yang diselimuti warna hitam pekat, organ tubuh, kuku, serta dagingnya pun berwarna hitam legam. Bahkan lingkar matanya pun hitam. Waduh unik banget ya?

Keunikan tersebut yang membuat harganya melambung sangat mahal. Meski di jual seharga Rp 28 juta di AS, di Indonesia harganya bisa mencapai Rp 40 juta. Konon katanya, ayam ini dipercaya penduduk setempat memiliki kekuatas magis. di Jawa Tengah, ayam ini digunakan sebagai sesajen dalam sejumlah ritual.

Menurut mitos, anak ayam Cemani bisa mendatangkan rezeki besar dan membuat pemiliknya beruntung. Bahkan diyakini ayam Cemani mempunyai kekuatan magis dan bisa menolak bala yang dilakukan oleh makhluk halus. Sayangnya, di balik warna tubuhnya yang unik, ayam cemani rupanya tergolong spesies langka.

Ayam Ketawa

Jenis ayam hias yang kedua ialah ayam Ketawa, bukan hanya orang yang saja yang bisa tertawa, ayam juga bisa loh. Suara kokoknya persis seperti orang yang sedang tertawa. Tak heran unggas yang satu ini diberi nama ayam Ketawa.

Buat kamu yang tengah mencari hoki, ayam ini juga dipercaya masyarakat setempat dapat mendatangkan keberuntungan. Dulunya ayam ini dpelihara dan diternak oleh para bangsawan di kerajaan Bugis, Sulawesi Selatan. Ayam Ketawa merupakan simbol status sosial dan budaya bangsawan yang gagah berani, pantang menyerah, dan sukses.

Secara fisik, unggas yang dikenal dengan sebutan Ayam Jantan dari Timur ini hampir mirip dengan ayam kampung biasa. Mulai dari bentuk, ukuran, gerak-gerik dan warna warni bulunya menyerupai ayam kampung. Mengembakbiakkan dan memelihara unggas ini juga tak sulit, sama seperti ayam lainnya.

Yang membedakan dengan ayam kampung ialah, ayam Ketawa ini sudah bisa berkokok sejak berusia tiga bulan. Tetapi, bagi orang yang baru pertama mendengarnya, suara kokoknya lebih mirip burung perkutut. Harga satu ekor ayam ini bisa mencapai Rp 40 juta.

Ayam Onagadori

Ayam Onagadori merupakan salah satu jenis ayam hias yang berasal dari negara Jepang, ayam ini digolongkan sebagai ayam hias karena memiliki ekor yang sangat panjang hingga 20 meter.

Sesuai dengan namanya, Onagadori yang berarti “O” ekor, “naga” yang berarti panjang, dan “dori” yang berarti unggas. Jadi secara keseluruhan dalam bahasa Jepang, Onagadori berarti unggas dengan ekor yang panjang. Berasal dari negara Sakura bukan berati ayam ini tidak bisa dipelihara di Indonesia.

Meskipun masih cukup jarang yang mengetahui ayam Onagadori, tetapi beberapa orang memiliki ayam dengan bulu yang panjang dan lurus ini. Dalam memelihara ayam Onagadori yang paling penting adalah menjaga kebersihan kandangnya. Hal ini agar ekor ayam yang menyentuh tanah tidak kotor dan merusak keindahannya. Sehingga ekor ayam akan tetap indah dan cantik ketika dilihat.

Ayam Kapas

Ayam Kapas termasuk jenis ayam hias yang berasal dari daratan Cina. Ayam Kapas adalah salah satu jenis ayam hias yang mempunyai bulu yang unik seperti kapas. Karena ayam Kapas dilihat keindahan pada bulunya, maka dalam memelihara ayam ini harus memperhatikan kebersihan kandang sehingga ayam selalu tampak bersih dan indah.

Ayam Kapas tidak hanya memiliki warna selain putih saja, tetapi juga cokelat muda ataupun hitam. Walaupun jarang ditemukan ayam kapas coklat maupun ayam kapas hitam merupakan jenis lain dari ayam Kapas.

Ayam ini termasuk jenis ayam petelur yang produktif, dalam setahun ayam betina dari ayam Kapas ini bisa menghasilkan telur lebih dari 200 butir. Tertarik ingin memilikinya?