Mitos Ayam Berkokok Di Malam Hari

Mitos Ayam Berkokok Di Malam Hari

chickenholic128.com Pernah mendengar ayam berkokok malam hari ? Orang Indonesia memang tidak pernah lepas dari yang namanya mendengar mitos dan mengikutinya. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Mitos Ayam Berkokok Di Malam Hari Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Mitos Ayam Berkokok Di Malam Hari

Indonesia dikenal dengan berbagai budaya dan kepercayaan yang dianut.Mitos atau pertanda yang diberikan dari binatang ataupun alam masih sangat dipercaya dan dipegang teguh oleh sebagian masyarakat Indonesia.Misalnya saja, ayam yang berkokok pada malam hari. Jika zaman dahulu para orangtua akan percaya jika hal tersebut merupakan pertanda ada anak gadis (tak bersuami) sedang hamil.Namun manusia modern memiliki keterangan lain, yakni pertanda cuaca keesokan harinya.

Menurut Ir. Yusmichad Yusdja, ayam merupakan peramal cuaca yang ulung. Jadi jika di malam kelam ada ayam jago yang berkokok itu menandakan matahari akan segan muncul keesokan harinya.Sedangkan jika ada angsa yang tidur dengan kaki sebelah, maka menandakan jika esok akan turun hujan. Bebek pun bisa meramal cuaca.Setiap pagi biasanya kawanan bebek pergi bergegas, sambil berbunyi kwak-kwik-kwek.Ramai sekali. Tetapi jika pagi itu mereka enggan pergi, tandanya cuaca bakal mendung.

Ayam jago lebih pintar.
Jika esok matahari segan muncul, pukul satu malam kokoknya menggelegar. Tetapi jika ia berkokok menjelang pagi, tandanya cuaca bakal cerah sekali.Burung-burung bernyanyi, bebek bepergian, telur melimpah dan sang jago rajin menikah.

Mon kadi dan mon bidan
Ada hormon berahi pada ayam jantan, namanya mon kadi, sedangkan pada ayam betina namanya mon bidan. Jika mon ini bekerja, pejantan jadi seronok, yang betina rajin bertelur.Namun untuk menggiatkan mon kadi dan mon bidan, perlu cahaya terang matahari.Mula-mula cahaya terang akan menyengat mata. Mata mengirimkan sengatan ke tempat mon. Letaknya persis di belakang mata, dalam rongga kepala.Mon seperti mendapat semangat, lalu bekerja. Itulah sebabnya mengapa kandang ayam harus terang, tidak suram.

Baca Juga : Kenapa Ayam Goreng Enak

Kalau kandang tidak terang, berarti tidak ada telur.Kalau hujan turun berhari-hari dan matahari bersembunyi, dijamin ayam tidak bertelur.Tak heran, pada musim hujan harga telur selalu mahal.Jika cahaya terang cukup, ayam akan bertelur setiap 26 jam sekali dan beristirahat sehari.Biasanya mereka bertelur antara pukul 6 pagi sampai pukul 12 siang.Kalau hari ini bertelur pukul 6, besoknya pukul 8.Esoknya pukul 10, esoknya lagi pukul 12 siang.Esoknya istirahat. Esok berikutnya mulai lagi pukul 6 pagi dan seterusnya.Rumusnya 4-1-4-1-4 dan selanjutnya. Satu bulan mereka bertelur 24 butir, istirahat 6 hari.Celakanya, sekalipun cahaya terang cukup, ayam enggan bertelur sebelum makan pagi. Jika karyawan masuk kandang pukul 8 pagi, sekitar pukul 9 ia selesai memberi makan 1.000 ekor.

Maka ayam bertelur pukul 10. Esoknya pukul 12. Esoknya istirahat.Rumusnya 2-1-2-1 dan seterusnya. Satu bulan mereka bertelur 20 butir. Istirahat 10 hari. Kamu kehilangan 50.000 butir telur setahun. Atau 2,5 ton.Ah, betapa malangnya! Hanya gara-gara terlambat sarapan. Apalagi jika cahaya terang tidak cukup. Kamu bangkrut.Jika malam ayam jago berkeruyuk, ini ulahnya mon kadi. Ia peka terhadap perubahan cuaca.Jika esok matahari terik, di malam hari mon kadi telah merasakan kehangatan udara. Berahi sang jago bangkit. Dia pun berkokok ceria, sebagai tanda bagi istri-istrinya.Itulah sebabnya, semakin siang sang jago berkeruyuk semakin bakal buruklah cuaca esok harinya.

Related posts