Ayam Aduan Kelas Berat Dan Kelemahannya

Ayam Aduan Kelas Berat Dan Kelemahannya

chickenholic128.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Ayam Aduan Kelas Berat Dan Kelemahannya. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Ayam Aduan Kelas Berat Dan Kelemahannya

Jenis dari ayam aduan bangkok memang sudah banyak dan mudah untuk di temui saat ini. Mulai dari jenis ayam aduan bangkok yang biasa saja hingga paling mahal pun bisa kita temui dimana saja. Bahkan, kini Harga Ayam Bangkok Meningkat Di Tahun 2019 loh. Namun, tahukah anda jika ayam aduan bangkok dibagi menjadi beberapa kategori yang dimana salah satunya kategori ayam bangkok kelas berat. Apabila anda tidak melihat kategori satu ini, tentu akan merugikan anda dan ayam anda. Maka dari itu saya memberikan rangkuman menarik akan 4 Cara Kenali Ayam Bangkok Kelas Berat.Untuk karakteristik sendiri ayam bangkok kelas berat ini biasanya memiliki bobot sekitar 3,2 kilogram sampai 4,5 kilogram. Jenis ini termasuk kedalam golongan sabung ayam kelas 9 – 10, dan jenis ayam yang seperti ini biasanya hanya akan melawan lawan yang memang sepadan beratnya dengan dirinya. Apabila kurang pun tidak akan sampai pada angka 1 kilogram.

4 Cara Kenali Ayam Bangkok Kelas Berat
Kali ini saya akan memberikan 4 Cara Kenali Ayam Bangkok Kelas Berat ketika bertemu di arena sabung ayam. Rankuman ini langsung di uraikan oleh bobotoh tua agar pemula untuk pecinta sabung ayam tidak salah langkah ketika bertemu dengan salah satu kategori ini, diantara lain :

KEPALA
Pertama dari 4 Cara Kenali Ayam Bangkok Kelas Berat adalah bentuk kepala. Biasanya ayam kategori satu ini memiliki bentuk kepala yang sedikit lonjong, dan banyak yang mengatakan hampir mirip dengan jenis buah pinang, dengan paruh yang melekung lebih dari Sabung ayam biasanya, dan di dalam paruh khusus pangkalnya terdapat sedikit dekokan seperti sebuah parit.

BADAN
Kedua dari 4 Cara Kenali Ayam Bangkok Kelas Berat yaitu bentuk badan si ayam. Ukuran dan juga berat badan ayam bangkok baru akan masuk kedalam kategori kelas berat biasanya di lihat ketika sedang berdiri dan pada ujung pangkal ekor akan menunjukan bentuk ukuran kemiringan dari 50 hingga 70 derajat dengan kedua lutut sedikit menekuk ke arah belakang maka akan menjadi sebuah ciri khusus yang bisa anda lihat. Biasanya di lengkapi dengan tulang sayap dan juga dada yang memang cukup kuat pada bagian punggung apabila di pegang.

LEHER
Ketiga dari 4 Cara Kenali Ayam Bangkok Kelas Berat yaitu bentuk leher. Pada kategori leher kali ini jenis ayam bangkok kelas berat biasanya akan memiliki leher yang relatif cukup sedikit memanjang dan melengkung dengan semua bulu yang mengelilingi leher pendeknya, namun sangat keras pada bagian leher tersebut.

KAKI
Empat dari 4 Cara Kenali Ayam Bangkok Kelas Berat adalah bentuk kaki ayam. Bentuk kaki dari si ayam aduan juga biasanya lebih besar dan juga sedikit lebih panjang di bandingkan jenis ayam bangkok lainnya, dan lebih mirip bentuk persegi, dengan jari lusur kecil dan sisik yang rapih berwarna kuning.

Baca Juga : Cara Mendapatkan Ayam Aduan Dan Membesarkannya

Jika bagian atas mata terkena pukulan juga akan berakibat fatal tetapi ayam tidak akan terkapar melainkan ayam dan akan menjadi sulit untuk bisa dapat melihat posisi lawannya. Dan hal lainnya jika tidak melihat, jika terkena pukulan lawan bagian ini juga akan membuat ayam merasakan sakit yang luar biasa sakitanya dan ayam akan menjadi bingung setelah di pukul di bagian pelipis. Dan juga hal biasanya ayam yang memukul di bagian pelipis ini ayam dengan pukulan depan samping.

Bagian vital ayam tarung yang utama yaitu bagian sambungan antara kepala dan leher. Dan yang pastinya Kamu para penghobi sabung ayam sering melihat ayam mukul musuh bisa terkapar bahkan ada yang tidak mampu berdiri lagi, ya bagian ini sangat rawan apabila terkena pukulan musuh bisa langsung terkena syaraf atau K.O di tempat. Bahkan ada yang sampai tidak berdaya bahkan yang sampai ayam gerakanya tidak karuan. Ya karena bagian sambungan antara leher dan kepala ini kena, namun kembali lagi di bobot pukulan ayam tersebut, keras atau hanya menyabet saja. Biasanya ayam yang melakukan pukulan ini memukul dari bagian samping dan belakang.

Bagian sambungan antara leher dan badan ternyata sangat fatal apabila terkena pukulan lawan. Apabila sudah terkena pukulan bagian ini ayam akan merasa lemas hingga terkapar. Namun kembali lagi ke bobot pukulan ayam tersebut Keras atau hanya menyabet saja. Biasanya ayam yang melakukan pukulan ini memukulnya dari bagian depan.
sambungan antara kaki dengan tulang paha belakang

kelemahan ayam petarung yang terakhir adalah bagian sambungan antara kaki dengan tulang paha belakang. Bagian ini sangat vital jika sudah terkena bagian ini ayam tidak akan mampu untuk menjaga keseimbangannya lagi, dan tidak dapat untuk memukul kembali. kadang ayam tidak mampu untuk berdiri kembali. Ayam yang terkena pukulan di bagian sambungan kaki ini akan terasa linu. Sebaiknya jika sudah terkena di bagian sambungan ini ayam di angkat saja jangan di paksakan bertarung.

Perawatan Ayam Bangkok

Perawatan Ayam Bangkok

chickenholic128.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Perawatan Ayam Bangkok. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Perawatan Ayam Bangkok

Di kalangan komunitas pecinta ayam jago di Indonsia, nama ayam bangkok sudah tidak asing lagi, bahkan menjadi favorit. Namun, tidak semuanya menguasai cara merawat ayam bangkok yang benar. Padahal, perawatan ayam sejak muda menentukan kualitas ayam setelah dewasa.

Sebenarnya, setiap orang bisa memiliki tips dan trik tersendiri dalam merawat ayam bangkok miliknya. Namun, ada beberapa hal penting yang wajib dilakukan agar ayam bangkok piaraan Anda tumbuh menjadi ayam berkualitas juara.

Penggunaan Kandang yang Cocok
Cara merawat ayam Bangkok yang tepat tidak boleh mengabaikan kesesuaian kandang dengan usia ayam. Anda harus mempersiapkan kandang yang berbeda untuk anak ayam dan indukannya. Kandang keduanya harus dipisah karena perawatannya pun tidak sama.Bibit yang baru menetas sebaiknya ditempatkan di kandang yang dilengkapi lampu agar suhu tetap hangat. Hal ini penting dilakukan karena anak ayam di usia 1-3 hari masih sangat rentan mati. Anda bisa menggunakan boks yang diberi lampu kecil berdaya kira-kira 5 watt.Setelah mencapai umur 2 bulan, pindahkan ayam ke kandang sendiri yang lebih besar. Kandang harus dibersihkan setiap hari. Selain di kandang, ayam juga sudah bisa diperbolehkan mandi tanah agar tulangnya tumbuh dengan baik dan ayam terbiasa dengan lingkungannya.

Jenis dan Cara Pemberian Pakan
Dalam perawatan hewan ternak, pemberian pakan adalah hal yang paling penting diperhatikan, termasuk dalam cara merawat ayam. Selain berfungsi sebagai sumber energi, jenis pakan ayam Bangkok juga akan berpengaruh pada tingkah laku dan performa ayam.

Cara memberikan pakan yang baik harus mengikuti beberapa hal berikut:

  1. Sesuaikan takaran pakan dengan berat badan ayam. Sebagai contoh, ayam dengan bobot 3-4 kilogram membutuhkan pakan sebanyak 200-300 gram setiap kali waktu makan (bukan dalam sehari).
  2. Jenis pakan juga harus disesuaikan dengan usia ayam. Ayam yang masih muda tentu membutuhkan pakan yang berbeda dengan ayam dewasa. Jenis pakan yang tepat sesuai usia ayam adalah: Ayam yang baru menetas: sampai usia 2 hari, ayam cukup beri air minum, setelah itu berikan campuran pur dan bekatul dengan perbandingan 4:1.Usia 3 bulan: voer 592 dan minuman yang diganti setiap hari.Usia di atas 3-6 bulan: voer 594 dan bisa dicampur nasi putih. Berikan juga tambahan berupa susu karena kandungan protein, mineral, dan vitaminnya susu sangat baik untuk pertumbuhan anakan ayam.Usia di atas 6 bulan: kombinasikan pakan agar kebutuhan zat gizinya tercukupi dengan baik sehingga ayam akan memiliki tubuh yang ideal dan kecerdasannya pun meningkat.Berikan suplemen dan vitamin tambahan sejak ayam berusia 1 bulan. Lakukan di malam hari karena saat itu, kondisi ayam sedang tenang sehingga proses penyerapan oleh tubuh berjalan dengan sempurna.

Baca Juga : Resep Ayam Goreng Tepung

Cara Memandikan Ayam Bangkok

Untuk menjaga ayam tetap bersih dan terhindar dari penyakit, selain kandangnya dibersihkan setiap hari, ayam juga perlu dimandikan. Memandikan ayam juga akan membuat penampilan ayam, khususnya ayam Bangkok super, jadi lebih menarik dan performanya lebih baik.

Cara merawat ayam Bangkok dengan memandikannya pun tidak bisa dilakukan asal-asalan, harus dilakukan dengan cara yang benar, yaitu:

  1. Pegang ayam, tenangkan, lalu basuh bagian kepalanya menggunakan spons basah.
  2. Siramkan air secara perlahan ke bagian leher hingga tengkuk, lalu lap dengan handuk kering agar bulu di leher tidak banyak mengandung karena bisa merusak warnanya.
  3. Bersihkan daerah kloaka sampai benar-benar bersih.
  4. Basuh bagian sayap, ketiak, dan kaki, lalu keringkan dengan handuk bersih.
  5. Bersihkan dubur ayam.
  6. Waktu terbaik untuk memandikan ayam adalah setiap pukul delapan pagi, kecuali saat hujan. Gunakan air bersih dari sumur, jangan gunakan sabun dan air hangat karena bisa merusak bulu.