Ayam Termungil

Template baruu-Recovered

Chickenholic128.com Setelah artikel sebelumnya tentang ayam terbesar yang membuat kita ngeri jika kita harus berhadapan langsung,bayangkan apabila kita harus berhadapan dengan ayam yang memiliki ukuran yang jauh lebih kecil daripada ayam normal.Sekarang kami akan memberikan artikel tentang ayam termungil atau ayam terkecil yang bahkan ukurannya ada yang segenggam tangan. Berikut adalah ayam yang mempunyai ukuran paling mungil.

Baca Juga : Ayam Termontok

Ayam Serama sudah ditemukan sejak 1950 dan seiring berjalannya waktu,apalagi dengan ukuran yang luar biasa kecilnya sekarang ayam tersebut menjadi binatang peliharaan di Indonesia. Tidak hanya di Indonesia,namun di negara tetangga,Malaysia juga bisa ditemukan dengan ukuran yang lebih besar,begitu juga ayam tersebut bisa ditemukan di benua Amerika dan Eropa,Ayam tersebut sangat mudah untuk ditemukan di beberapa benua dan sangat banyak juga peminatnya.Ayam serama hanya memiliki berat maksimal 500 gram. Bahkan rata-rata beratnya mulai 350 gram saja! Warna ayam serama biasanya hitam dan merah, dengan kaki yang kecil dan pendek. Ukurannya jauh berbeda dengan ayam ukuran normal.Meski begitu, serama memiliki ekor yang cantik dan sayap yang bagus. Serama juga sangat jinak dan baik untuk dipeliara. Meski sedikit manja, ayam serama mampu mengenali pemiliknya dengan baik. Ayam serama juga sangat aktif dan lincah bergerak ke sana dan ke mari.Ayam yang pemberaniSerama termasuk jenis ayam yang pemberani dan berjalan tegap. Ia tidak pernah malu-malu, lo, teman-teman. Seekor ayam serama senang membusungkan dada hingga kepalanya hampir menyentuh ekor. Maka, ayam ini kemudian sering diikutsertakan dalam kontes oleh para pemiliknya.
Harganya cukup mahal.Ayam unik yang lucu ini ternyata memiliki harga cukup mahal. Harga seekor ayam serama bisa mencapai puluhan juta. Bahkan konon di Indonesia sudah ada ayam serama yang dihargai hingga 100 juta Rupiah!
Wah, ternyata mahal juga ya, teman-teman. Hihi. Kamu tertarik memiliki seekor ayam serama ini?
Bayangkan ayam secil tersebut bisa dibandrol dengan harga yang bisa membeli 3 buah sepeda motor baru,pertimbangkan lagi yah.

Sayap Ayam Tidak Berguna

Template baruu-Recovered

Chickenholic128.com Semua jenis makhluk hidup di bumi ini memiliki fungsinya masing-masing. Begitu juga dengan organ tubuhnya,kaki ada untuk berjalan dan menendang,tangan ada untuk menggenggam,begitu juga dengan organ tubuh yang lain. Namun ada beberapa makhluk hidup yang memiliki bagian tubuh yang tidak terlalu berguna, seperti contohnya sayap ayam.

Seperti kita tahu,kita bisa melihat burung dapat mengepakkan sayapnya untuk bisa terbang,ikan menggunakan siripnya untuk bisa berenang,namun mengapa ayam diberi sayap namun tidak bisa terbang.

Burung bisa terbang karena mereka memiliki sayap. Lalu, mengapa ayam punya sayap, tapi tidak bisa terbang, ya? Yuk, cari tahu jawabannya!
Coba teman-teman perhatikan, ayam bukannya sama sekali tidak bisa terbang. Ia sesekali bisa mengangkat tubuhnya dengan kepakan sayap, tapi tidak bisa membawa tubuhnya lebih tinggi alias tidak bisa terbang seperti burung.

Baca Juga :  Resep Rahasia Ayamnya Paman Sanders

Penyebabnya adalah karena ayam memiliki tubuh yang lebih besar daripada sayapnya. Dengan begitu, ayam tidak akan bisa terbang tinggi dengan otot sekuat apapun. Ukuran sayap ayam tidak sebanding dengan ukuran tubuhnya atau tidak seimbang.
Berbeda dengan ayam, burung memiliki bentuk sayap yang lebar, susunan bulu-bulu yang rapat dan kuat, serta ukuran tubuh yang kecil dan lebih ringan. Dengan tubuh seperti itu, burung akan dengan mudahnya mengangkat tubuh dengan kepakan sayap.
Tapi, bukankah ada juga jenis burung yang punya sayap lebih kecil dari badannya, tapi bisa terbang? Yap, memang ada. Burung itu adalah kolibri. Ada jenis burung kolibri yang memiliki sayap kecil. Meskipun begitu, ia bisa mengepakkan sayapnya yang kecil itu dengan sangat cepat, yaitu 12-80 kali kepakan per detik. Dengan begitu, tubuhnya bisa terangkat dan ia bisa terbang.
Sayangnya, ayam tidak bisa mengepakkan sayap dengan super cepat seperti kolibri. Bulu ayam tidak melekat di tubuhnya sekuat burung. Kalau ayam mengepakkan sayapnya secepat burung kolibri, bisa rontok semua bulunya. Hi hi hi…
Jadi, itulah alasan mengapa ayam tidak bisa terbang setinggi burung. Coba perhatikan ayam yang ada di sekitarmu, seberapa tinggi dia bisa mengangkat tubuh dengan kepakan sayapnya?