Ayam Termontok

Chickenholic128.com Ayam adalah salah satu unggas yang sangat tidak berdaya sehingga kita dapat menemukannya bisa dipotong di pasar tempat menjual daging.Ukurannya tersebut membuat kita tidak takut terhadap ayam.Namun apa yang terjadi jika ukuran ayam tersebut jauh melampaui ekspektasi kita.Berikut Jenis-jenis ayam ngeri tersebut.

Ayam Sussex (England)
Ayam Sussex berasal dari Inggris (britania raya) dikenal juga sebagai varietas ayam tertua dan sangat populer di negara Inggris. Ayam satu ini diperkirakan masuk ke Inggris ketika kerajaan Romawi yang menginvasi kepulauan tersebut pada tahun 43 setelah Masehi. Bahkan ayam satu ini dianggap mempunyai kualitas daging dan telur yang baik dibandingkan dengan jenis ayam lainnya. Tubuhnya gempal seperti ayam dari kelompok mongoloid (oriental) pada umumnya. Dari berat badan jantan saja dapat mencapai 4,1 kg sedangkan betinanya 3,2 kg. Ayam ini mempunyai beberapa varian warna seperti merah, merah bata, kuning, perak dan totol. Sedangkan yang bewarna putih sangat jarang ditemukan.
Ayam Sussex tergolong ayam dwiguna yang dibudidayakan sebagai ayam pedaging dan petelur. Seekor betina saja dapat menghasilkan antara 180 sampai 320 butir telur pertahun. Dan lebih lucunya lagi, ayam yang bewarna terang seperti kuning dan putih bisa menghasilkan telur lebih banyak dibandingkan dengan ayam sejenisnya.
Sussex bisa dibilang ayam yang cukup jinak, mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan dan cukup tangguh dengan postur tubuhnya. Ayam ini sangat senang dengan pekarangan yang terbuka, luas dan banyak ditumbuhi banyak rumput. Dan dapat dikatakan bahwasannya ayam yang satu ini tidak agresif dan cenderung tenang, apabila diketati oleh manusia tidak menghindar.

Baca Juga : Penguin si Ayam Bersirip

Ayam Croad Langshan (China)
ayam CroadLangshanHen
Ras ayam satu ini termasuk salah satu varietas ayam tertua di negara China. Ayam ini mempunyai postur tubuh yang tinggi besar berbentuk “U” dengan bobot berat 5 kg pada jantan dan 3,5 kg berat dari betina.Nama Langshan sejatinya adalah nama suatu wilayah terpencil di sekitar sungai Yang Tse dimana Majir F.T Croad mendapatkan beberapa pasang ayam ini dan kemudian mengirimnya ke negara Inggris pada tahun 1872, oleh keponakan perempuannya, A.C. Croad.
Kemudian ayam yang berasal dari wilayah Langshan ini terus dipelihara dan dikembangkan sampai akhirnya berkembang luas ke seluruh dunia sampai saat ini. Ayam satu ini mempunyai peran yang sangat penting dalam dunia peternakan yang dikarenakan menjadi salah satu indukan dari banyak varietas ayam seperti Barnevelders, Orpington, Marans, Jersey Giant dan lain – lainnya. Warna hitam pada ras ayam Croad Langshan mirip dengan wana bulu ayam Sumatera, yang dilengkapi dengan warna hijau yang mengkilap ketika diterpa cahaya matahari.
Croad Langshan ini mempunyai kepala kecil dengan jengger bilah berukuran sedang. Ras Varian Croad Langshan yang dikenal ada 3 jenis warna yaitu hitam, putih dan abu – abu. Ayam yang satu ini bersifat jinak dan mudah juga beradaptasi dengan lingkungannya. Ayam ini dibudidayakan sebagai ayam petelur dengan produksi telur antara 140 hingga 150 butir per tahun. Meskipun produksi telur nya tidak tergolong tinggi, ayam ini berpotensi dikebangkan juga sebagai ayam pedaging dikarenakan tekstur dan rasa dagingnya dinilai sangat baik.

Ayam Indio Gigante (Brazil)
Jika didasarkan pada ukuran tinggi tubuh dan bobotnya ayam ini, tidak salah lagi jika ayam Idio Gigante ditetapkan sebagai ayam terbesar di dunia. Ayam ini berpostur jangkung dengan tinggi dapat mencapai lebih dari 1 meter. Bahkan ukuran ini dua kali lipat dari ukuran rata – rata ayam pelung yang tingginya hanya mencapai 50 cm. Berat badan ayam jantan satu ini dilaporkan dapat mencapai 6 samapi 7 kg dan ayam betina nya dapat mencapai bobot badan 4 hingga 5 kg.Ayam indio Gigante pertama kali dibudidayakan oleh peternak yang berasal dari negara Brazil, dengan cara menyilangkan ras ayam Malayoid dari negara India – Pakistan dengan ayam Plymouth Rock. Tujuan dari penyilangan ini supaya dapat memperoleh ayam pedaging dan petelur yang dapat tumbuh dengan cepat dengan bobot badan maksimal.
Ayam Indio Gigante ini mempunyai warna tubuh yang sangat bervariasi dengan warna dasar hitam yang diselingi bintik – bintik putih. Bahkan warna bintik – bintik tersebut berasal dari ayam Plymouth Rock yang dulunya menjadi salah satu nenek moyang dari ras ayam tersebut.