Penguin si Ayam Bersirip

Template baruu-Recovered

Chickenholic128.com Banyak sekali jenis ayam yang dapat kita temukan di kehidupan sehari-hari. Mulai dari ayam yang kita makan,ayam yang kita ternak,ayam yang kita potong di pasar,hingga ayam di laut es yang dapat berenang. Binatang menggemaskan ini ternyata memiliki 18 spesies, teman-teman. Salah satu spesies yang terkenal adalah penguin Adélie.Penguin Adélie hidup di Antartika dan pulau-pulau yang mengelilinginya seperti Shetland, Orkney Selatan, dan Sandwich Islands bagian selatan.Penguin Adelie ini sangat mudah untuk dibedakan dengan spesies penguin yang lain, lo, karena ia memiliki penampilan yang unik.Warna bulu penguin Adélie berwarna hitam dari bagian atas tenggorokan, menutupi seluruh wajah, kepala, tubuh bagian belakang, dan ekor.Bagian depan badannya berwarna putih mulai dari tenggorokan sampai kaki.Ciri yang paling mencolok adalah Penguin Adélie memiliki lingkaran putih di sekita mata.

Baca Juga : Sayap Ayam Tidak Berguna

Nama Adélie diberikan oleh penjelajah Antartika Prancis, Jules Dumont d’Urville.Saat menemukan penguin ini pada tahun 1840, ia memutuskan untuk menamai penguin tersebut dengan nama istrinya – Adéle.Nama ilmiah untuk penguin Adélie adalah Pygoscelis adeliaePygoscelis berarti ‘berkaki kasar’.Penguin Adélie adalah spesies penguin terkecil di Antartika. Mereka mungkin terlihat lucu dan ceroboh di darat tetapi jangan tertipu, mereka adalah burung yang penuh semangat.Mereka diketahui dapat memburu anjing laut atau burung laut besar. Bahkan dalam beberapa kasus Penguin Adélie bisa menyerang manusia dengan sayapnya. Jadi, hati-hati ya, teman-teman!

Penguin Adélie jantan membangun sarang yang besar dan bagus untuk menarik perhatian para betina.Para jantan membangun sarang dengan menggunakan batu-batu kecil dari sekitarnya, kemudian mereka mengambilnya dengan paruhnya.Bila mereka merasa sarang mereka belum cukup untuk menarik perhatian betina, biasanya beberapa penguin mencuri batu-batu dari sarang penguin lainnya. wah, jangan ditiru ya, teman-teman!

Saat menyelam untuk mencari makanan, Penguin Adélies dapat menahan napas hingga enam menit dan dapat menjangkau sampai 150 meter.Namun, mereka bisa menyelam lebih dalam. Penyelaman terdalam yang tercatat oleh penguin Adele adalah 180 meter.Hal itu melebihi tinggi patung Liberty yang hanya setinggi 93 meter. Hebat juga, ya, teman-teman.Secara keseluruhan, jumlah penguin Adélie meningkat. Namun, di Semenanjung Antartika tempat penguin Adele berkembang biak mulai mengalami perubahan iklim.Jika perubahan iklim semakin parah, hal ini bisa mengancam jumlah spesies penguin Adélie, lo, teman-teman.Ayo, teman-teman kita lindungi bumi agar Penguin Adelie dapat berkembang biak terus hingga nanti!

Sayap Ayam Tidak Berguna

Template baruu-Recovered

Chickenholic128.com Semua jenis makhluk hidup di bumi ini memiliki fungsinya masing-masing. Begitu juga dengan organ tubuhnya,kaki ada untuk berjalan dan menendang,tangan ada untuk menggenggam,begitu juga dengan organ tubuh yang lain. Namun ada beberapa makhluk hidup yang memiliki bagian tubuh yang tidak terlalu berguna, seperti contohnya sayap ayam.

Seperti kita tahu,kita bisa melihat burung dapat mengepakkan sayapnya untuk bisa terbang,ikan menggunakan siripnya untuk bisa berenang,namun mengapa ayam diberi sayap namun tidak bisa terbang.

Burung bisa terbang karena mereka memiliki sayap. Lalu, mengapa ayam punya sayap, tapi tidak bisa terbang, ya? Yuk, cari tahu jawabannya!
Coba teman-teman perhatikan, ayam bukannya sama sekali tidak bisa terbang. Ia sesekali bisa mengangkat tubuhnya dengan kepakan sayap, tapi tidak bisa membawa tubuhnya lebih tinggi alias tidak bisa terbang seperti burung.

Baca Juga :  Resep Rahasia Ayamnya Paman Sanders

Penyebabnya adalah karena ayam memiliki tubuh yang lebih besar daripada sayapnya. Dengan begitu, ayam tidak akan bisa terbang tinggi dengan otot sekuat apapun. Ukuran sayap ayam tidak sebanding dengan ukuran tubuhnya atau tidak seimbang.
Berbeda dengan ayam, burung memiliki bentuk sayap yang lebar, susunan bulu-bulu yang rapat dan kuat, serta ukuran tubuh yang kecil dan lebih ringan. Dengan tubuh seperti itu, burung akan dengan mudahnya mengangkat tubuh dengan kepakan sayap.
Tapi, bukankah ada juga jenis burung yang punya sayap lebih kecil dari badannya, tapi bisa terbang? Yap, memang ada. Burung itu adalah kolibri. Ada jenis burung kolibri yang memiliki sayap kecil. Meskipun begitu, ia bisa mengepakkan sayapnya yang kecil itu dengan sangat cepat, yaitu 12-80 kali kepakan per detik. Dengan begitu, tubuhnya bisa terangkat dan ia bisa terbang.
Sayangnya, ayam tidak bisa mengepakkan sayap dengan super cepat seperti kolibri. Bulu ayam tidak melekat di tubuhnya sekuat burung. Kalau ayam mengepakkan sayapnya secepat burung kolibri, bisa rontok semua bulunya. Hi hi hi…
Jadi, itulah alasan mengapa ayam tidak bisa terbang setinggi burung. Coba perhatikan ayam yang ada di sekitarmu, seberapa tinggi dia bisa mengangkat tubuh dengan kepakan sayapnya?