Cara Menelurkan Ayam Bangkok

Cara Menelurkan Ayam Bangkok

chickenholic128.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Cara Menelurkan Ayam Bangkok. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Cara Menelurkan Ayam Bangkok

Ayam bangkok ukuran 12 adalah Ayam dengan ukuran terbesar. Ukuran ini memang agak sulit ditemukan, dan biasanya jika ada pun pasti akan dibanderol dengan harga yang sangat tinggi. Dibandingkan membeli, menghasilkan sendiri Ayam bangkok ukuran 12 akan memakan biaya lebih sedikit dan akan menjadikan peluang bisnis yang besar untuk anda.Menurut penelitian, pertumbuhan dan ukuran Ayam bangkok ditentukan berdasarkan beberapa aspek yaitu :

Keturunan genetik dari induknya (25%)
Kualitas pakan dan minuman sehari-hari (70%)
Cara pemeliharaan dan perawatan (5%)
Keturunan Genetik Induk (25%)
Menurut para ahli, besar kecilnya tubuh Ayam bangkok ditentukan juga oleh induk (betina dan jantan). Semakin besar ukuran induk, maka semakin besar pula telur yang dihasilkan. Telur yang besar dan tebal menunjukkan bakal calon anak Ayam yang berkualitas tinggi. Induk berukuran besar tentunya menurunkan Genetic Map kepada anak-anaknya, jadi induk yang berukuran besar akan membawa Gen badan besar itu pada anak-anaknya (like father like son).

Kualitas Pakan dan Minuman (70%)
Anak Ayam yang baru lahir sebaiknya diberikan pakan dan minuman dengan nutrisi ekstra untuk mempercepat pertumbuhan tulang dan tubuh anak Ayam bangkok tersebut. Karena skala pengaruh pakan dan minuman pada pertumbuhan Ayam sangat besar yaitu sekitar 70%. Jadi meskipun induk Ayam tersebut terbilang besar, tidak menutup kemungkinan ukuran anak nya akan kecil jika anda memberikan pakan yang tidak bergizi.Pakan yang baik diberikan untuk Ayam bangkok sebaiknya pakan yang mengandung tinggi protein dan juga kalsium. Protein berguna untuk pertumbuhan otot, daging dan lemak sedangkan kalsium penting sekali untuk pertumbuhan tulang.

Baca Juga : Ayam Petarung Dari Bangkok Dan Asupan Gizinya

Rekomendasi pakan Ayam bangkok ukuran 12 berdasarkan umurnya :
0-2 bulan : CP521, Voor HI-PRO-VITE 591, tepung ikan. Tambahkan susu anlene gold pada pakan anak Ayam anda untuk menambahkan kalsium.
2-4 bulan : Jagung giling 70% dicampur Voor 591/CP 521/ tepung ikan 30%.
5-6 Bulan : Jagung giling, beras merah, kacang hijau, ketan hitam, CP521, bekicot cincang mentah (bergantian)
7 bulan keatas : Jagung giling, beras merah, kacang hijau.

Cara pemeliharaan dan perawatan (5%)
Aspek terakhir yang mempengaruhi pertumbuhan dan ukuran Ayam bangkok anda adalah cara pemeliharaan dan perwatan anda terhadap Ayam bangkok anda. Meski skala pengaruhnya hanya 5% anda tidak bisa melewatkannya jika anda menginginkan Ayam abngkok ukuran 12 yang sempurna.

Dalam pemeliharaan dan perawatan Ayam bangkok hal pertama yang paling penting adalah vaksin. Anda tidak boleh meninggalkan vaksin karena jika anda tidak memvaksin, bisa saja Ayam anda terkena penyakit atau virus dan tiba-tiba mati.Vaksin yang direkomendasikan : MAREK’S, ND atau ND/IB, CORYZA. Kemudian berikan antibiotik CRD / SNOTT / CHOLERA.Melatih Ayam bangkok olahraga setiap hari adalah hal yang juga mempengaruhi pertumbuhan Ayam bangkok anda.Memandikan Ayam minimal 2x seminggu.Menjemur anak Ayam bangkok anda di bawah matahari pagi kisaran jam 6.30 – 9 pagi. Jemur selama sekitar 30menit sampai 1 jam sehari agar Ayam anda aktif dan bersemangat. Metabolisme tubuhnya pun bisa berjalan dengan lancar.

Telur Ayam Bisa Terinfeksi Salmonella

Telur Ayam Bisa Terinfeksi Salmonella

chickenholic128.com Kebayang gak sih Telur ayam yang dijual di restoran,atau yang biasa kita beli di warung bisa terkontaminasi virus Salmonellla. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Telur Ayam Bisa Terinfeksi Salmonella Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Telur Ayam Bisa Terinfeksi Salmonella

Bagaimana telur bisa terkontaminasi bakteri Salmonella?

Telur bisa terkontaminasi Salmonella melalui dua proses, yaitu dalam tubuh ayam dan di luar tubuh ayam itu sendiri. Dikatakan bahwa bahkan ayam yang terlihat sehat diam-diam bisa menyimpan Salmonella di indung telur mereka, sehingga telur telah terkontaminasi sebelum cangkangnya terbentuk.Kontaminasi juga bisa terjadi setelah telur dibuahi. Hal ini terjadi karena ayam dapat membawa Salmonella dalam usus mereka dan mengeluarkan bakteri di kotoran mereka, yang bisa mengkontaminasi bagian luar cangkang telur.

Bagaimana cara mencegah kontaminasi Salmonella?

Berikut ini rekomendasi dari Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, yang setara dengan Badan POM di Indonesia, untuk mencegah kontaminasi Salmonella pada telur:

Ketika membeli telur ayam:

  • Beli telur hanya jika dijual dari lemari pendingin atau kotak pendingin.
  • Buka karton dan pastikan telur bersih dan cangkangnya tidak retak.
  • Simpan segera di kulkas bersih pada suhu minimal 4° Celsius. Gunakan termometer kulkas untuk memeriksa.
  • Simpan telur dalam karton aslinya dan gunakan dalam 3 minggu untuk kualitas terbaik.

Baca Juga : Telur Puyuh Dan Bebek Sama Dengan Telur Ayam

Ketika mengolah telur ayam:

  • Masak telur sampai kuning telur dan putihnya cukup keras. Telur orak arik seharusnya tidak berair.
  • Telur yang dipanggang dengan oven harus dimasak hingga 72° Celcius. Gunakan termometer makanan untuk memastikan.
  • Untuk resep yang pakai telur mentah atau setengah matang ketika hidangan disajikan seperti mayones dan es krim buatan sendiri, gunakan telur yang telah diproses khusus untuk membasmi bakteri Salmonella, misalnya telur dengan pasteurisasi atau metode lain yang disetujui Badan POM setempat.

Ketika menyajikan telur ayam:

  • Sajikan telur matang (seperti telur rebus dan telur goreng) atau makanan yang mengandung telur (seperti makaroni schotel dan kue basah) segera setelah dimasak. Telur yang dimasak dan dikukus dapat didinginkan untuk disajikan kemudian tetapi harus dipanaskan ulang dengan suhu setidaknya 74° Celsius sebelum disajikan.
  • Jangan tinggalkan telur matang atau piring telur dari kulkas selama lebih dari 2 jam atau selama lebih dari 1 jam ketika suhu di atas 33° Celsius. Bakteri penyebab penyakit tumbuh dengan cepat pada suhu hangat (antara 5° sampai 60° Celsius).
  • Kalau mau mengadakan pesta makan-makan, pastikan makanan yang mengandung telur tetap disajikan dalam kondisi panas.
  • Simpan makanan yang mengandung telur dalam lemari es sampai waktu untuk disajikan.
  • Sajikan makanan dingin yang mengandung telur di atas es apabila akan berada di luar lemari es lebih dari 2 jam.