Inilah Makanan Paling Bau dengan Rasa Terenak di Dunia

Inilah Makanan Paling Bau dengan Rasa Terenak di Dunia – Saat ini sudah semakin banyak jenis makanan yang bisa dengan mudah kamu konsumsi dengan rasa yang nikmat, Makanan yang beraroma sedap tentunya membuat siapa pun tergoda untuk menyantapnya. Tetapi, rupanya ada makanan yang berbau busuk dan malah disukai oleh sebagian orang. Katanya, sih, meskipun di hidung bau, di mulut rasanya enak. Pas dimakan malah bikin ketagihan! Inilah makanan yang paling bau di dunia yang disukai oleh masyarakat setempat. Apakah kamu sudah pernah coba?

Inilah Makanan Paling Bau dengan Rasa Terenak di Dunia

1. Luosifen 
Sup biasanya menghadirkan kehangatan dan aroma yang mengundang selera makan. Namun berbeda dengan luosifen, sup yang satu ini baunya sangat busuk dan menyengat. Bahkan, sup ini diklaim sebagai sup terbau di Cina. Anehnya meski bau, hidangan dari Liu Zhou, Cina Selatan ini merupakan makanan yang populer, bahkan telah masuk ke supermarket di seluruh negeri Cina. Aroma bau dari luosifen berasal dari acar rebung asam, yang dibuat dengan cara fermentasi ditambah bumbu rahasia lainnya. Kelezatan sup ikeuchimiddleeast siput bau ini terdapat pada kaldu yang dimasak berjam-jam dengan rebusan mi, acar rebung, siput sungai, tulang babi atau daging sapi, lalu dibumbui dengan berbagai rempah khas masyarakat setempat. Luosifen disajikan dengan berbagai pilihan topping, seperti lobak kering, kacang goreng, potongan tahu goreng, jamur kuping, kaki bebek rebus, telur goreng, sayuran hijau, dan masih banyak lagi sesuai selera. Cita rasa luosifen adalah pedas dan asam.

2. Hakarl 
Hakarl adalah hidangan nasional terkenal di Islandia. Hakarl terbuat dari hiu Greenland yang telah diawetkan selama beberapa minggu di bawah bebatuan dan melalui proses fermentasi khusus selama kurang lebih 6 bulan. Daging hiu tersebut dibiarkan menggantung hingga mengering. Hakarl tidak terbuat dari hiu Greenland yang segar, karena hiu Greenland segar mengandung racun. Karena itu, hiu harus melalui proses pembusukan dan pengawetan. Bau daging hakarl berasal dari kandungan urin di dalamnya. Namun bagi masyarakat Islandia, keunikan inilah yang menjadi titik kelezatan dari Hakarl. Masyarakat Islandia sangat menyukai hidangan ini, hingga banyak dijumpai di pasar swalayan. Tetapi hati-hati saat memakannya, bagi yang tidak terbiasa bisa muntah, karena aroma pesing ikan hiu awetan ini sangat menyengat. Masyarakat lokal biasanya memakan hakarl dengan minuman beralkohol. Terdapat dua varian hakarl yakni skyrhakarl yang putih dan lembut, yang dikeluarkan dari tubuh hiu. Kedua adalah glerhakarl, dengan tekstur yang kenyal dan berwarna kemerahan, dimana daging ini dikeluarkan dari perut hiu.

3. Surstroming 

Surstroming telah dibuat sejak abad ke-16. Makanan ini terbuat dari ikan baltic herring yang ditangkap pada musim semi, kemudian difermentasi selama beberapa bulan. Saat kaleng surstroming dibuka, rasanya seperti ada campuran aroma telur busuk, cuka, dan mentega tengik. Aromanya memang sangat menyengat, bahkan mampu tercium hingga radius meter. Ikan fermentasi ini rasanya asam, tetapi sangat digemari oleh masyarakat Swedia. Masyarakat biasa memakannya sebagai sandwich di atas irisan roti tipis yang diolesi mentega, kentang rebus, bawang, dan krim asam. Minuman yang pas untuk menemani surstroming adalah susu atau bir. Di Swedia utara ada festival khusus untuk menyantap makanan yang cukup menantang ini setiap tahunnya. Saking cintanya pada makanan ini, masyarakat setempat sampai membuatkan sebuah museum khusus Surstroming.

 

4. Iru 
Makanan berbau menyengat yang satu ini cukup fenomenal di kalangan masyarakat Yoruba dan Edo, Nigeria. Iru atau yang dikenal dengan nama Dawadawa ini terbuat dari locusts beans yang difermentasi. Locusts beans tumbuh di banyak bagian negara Afrika. Aroma iru sangat tajam, namun meskipun baunya sangat menyengat, iru dapat menjadi penambah rasa untuk sup tradisional seperti sup egusi, sup okro, sup ewedu dan sup ogbono. Iru juga dapat ditambahkan pada masakan semur sebagai penyedap rasa.

Iru dapat diawetkan dengan cara berbagai cara. Diantaranya dengan direndam dalam air, diasinkan, dikeringkan, dan didinginkan. Bisa juga diawetkan dalam daun pisang. Jika aroma tajamnya telah hilang, iru dapat direndam kembali ke dalam air panas sebelum digunakan. Iru bisa dipakai dalam bentuk segar maupun kering. Bisa dalam bentuk utuh atau pun yang dihaluskan. Tetapi rasa iru kering kurang begitu kuat dibanding dengan iru segar. Iru juga dikenal kaya akan protein dan karbohidrat, lho.

5. Natto 
Natto adalah salah satu kuliner tradisional di Jepang yang sangat disukai masyarakat wilayah Kanto, Tohoku, dan Hokkaido. Natto terbuat dari biji kedelai yang difermentasi sampai 3 hari hingga berlendir, lengket, dan berbau busuk. Bagi yang belum pernah mencicipinya akan mengira bahwa natto adalah hidangan basi. Tapi bagi masyarakat Jepang, natto adalah kuliner lezat yang cocok dijadikan sarapan.